Gowa – Tak hanya menangkap pengedar, Polres Gowa, Sulawesi Selatan melalui Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) langsung menggebrak kalangan pelajar PPTQ AL-Imam Ashim Makassar Kampus Putri Gowa di Jalan Macanda 2 Kelurahan Bontoramba Kecamatan Somba Opu mendapatkan edukasi langsung tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, Rabu (21/1/2026).
Kasat Resnarkoba Polres Gowa IPTU Firman, S.H., M.H., tidak menyembunyikan fakta pahit tentang narkoba. “Bukan hanya merusak kesehatan tubuh dan pikiran, penyalahgunaan narkoba juga bisa menjerat mereka ke dalam penjara! Kita harus pastikan para pelajar tahu betul apa yang mereka hadapi,” tegasnya dengan suara tegas.
Materi yang disampaikan sangat komprehensif – mulai dari jenis-jenis narkoba yang sering beredar, cara pengedar menyasar generasi muda, hingga langkah konkret untuk menolak godaan. Bahkan, peserta diajak memahami bagaimana kenakalan remaja bisa menjadi pintu masuk terjerumus ke dalam dunia yang kelam itu.
Tidak hanya ceramah biasa, acara langsung menjadi hangat dengan sesi tanya jawab. Para siswa tidak sungkan mengajukan berbagai pertanyaan – mulai dari cara mengenali barang haram yang disamarkan, hingga bagaimana membantu teman yang terindikasi menggunakan narkoba. Guru juga aktif berpartisipasi untuk menyusun strategi menjaga lingkungan sekolah tetap bebas narkoba.
IPTU Firman menekankan bahwa perlindungan terhadap pelajar adalah tanggung jawab bersama. “Kita tidak bisa bekerja sendiri! Sekolah harus menjadi benteng pertama, keluarga sebagai penjaga terakhir, dan kepolisian siap selalu memberikan dukungan dan edukasi. Pelajar adalah aset bangsa – jangan sampai hancur karena narkoba!” ucapnya penuh semangat.
Kegiatan yang berakhir sekitar pukul 12.00 WIB berhasil membakar semangat para pelajar untuk menjadi penjaga diri sendiri dan agen perubahan. Mereka bahkan berjanji akan menyebarkan pesan bahaya narkoba ke teman-teman dan keluarga masing-masing.(*)


Tinggalkan Balasan